Cerpen

Assalamualaikum Wr.Wb
Pada Postingan saya kali ini,saya akan menuliskan cerpen yang saya buat.. maaf ya kalau kurang bagus ...
 Story About Us
Namaku Tama,aku adalah siswa kelas 1 SMA. Aku memiliki kelebihan yaitu bisa mengetahui apa yang sedang dipirkan orang lain ya bisa dibilang seperti indera keenam atau Indigo . Jadi,aku bisa membaca sesuatu yang ada di masa depan melalui intuisi ku bahkan kalau ada  yang benci,senang,suka,kesel padaku aku bisa tau . Bisa dibilang ini adalah suatu Mukjizat dari Allah,tapi jujur satu hal yang bikin aku masih bingung karena kelebihan yang aku miliki ini tidak berlaku hanya pada seorang cewek. Hal itu berawal ketika  ada seorang murid pindahan bernama Alyssa . Cewek ini perfect banget,bertubuh tinggi,cakep,pipinya chubby, putih,dan denger-denger dia adalah  murid berprestasi di sekolah lamanya. Wow..keren pikirku. Aku pun berusaha mendekatinya. Aku mencoba mengajaknya ngobrol. “ Hai” sapaku. “ Hai juga” balasnya. “ Kenalin nama gw Tama,gw anak kelas 10.1,Kamu murid baru ya disini ?? ” ucapku seraya mengulurkan tangan. “Namaku Alyssa,aku kelas 10.7, iya aku murid baru di sekolah ini,pindahan dari Sumatera Selatan ”,jawabnya dengan malu-malu seraya menjabat tanganku. “ Gilaaa ini cewek bener-bener perfect banget orangnya rendah diri,tapi kenapa aku nggak bisa dengerin apa-apa dari pikiranya. Semuanya hening,tak ada sedikit pun suara yang aku dengar. Apa kekuatanku sudah hilang???” pikirku. “ Ehmm” suara itu menyadarkanku. “ Mikirin apaan?” tanyanya. “ Ah nggak apa-apa”,jawabku malu. “ngomong-ngomong kamu mau nggak nemenin aku buat ngeliat-liat sekolah ini. Aku kan murid baru.” Ujarnya. “ Hmmm…ok deh” jawabku sambil tersenyum. “Kebetulan banget gw pengen kenal lebih deket siapa lu” pikirku.

Pada saat istirahat akupun menemaninya berkeliling untuk melihat- lihat sekolah ini. Dia banyak bertanya mengenai ruangan-ruangan yang ada disekolahku ini. “Dia ternyata baik banget ya. Nggak sombong,aku rasa aku udah suka sama dia sejak pandangan pertama” pikirku. “ Helooo,mister bengong” ujarnya menggetkanku. “Oh.. maaf…maaf tadi aku lagi mikirin ulangan Fisika besok”,ujarku berbohong. “ Ya udah gimana kalau kamu aku ajak ketempat favoritku disekolah ini. Tempat itu Cuma aku yang tau.” Ajakku sambil menarik tangannya. Sesampainya ditempat itu,“waw…keren banget” ujar si Alyssa. Ternyata ada ya tempat seindah ini di sekolah ini. Pemandangan yang dapat menghagatkan suasana hati. Terlihat langit biru yang dihiasi awan – awan putih. Hamparan rumput dihalaman sekolah dan desiran angin sangat nyaman sekali. “Jujur,kalau misalnya gw bosen,jenuh,dsb…gw sering banget main kesini,untuk sekedar refreshing pikiran. tempat ini juga enak kok buat mencari Inspirasi lagu atau puisi” .Ujarku kepada Alyssa . “ Sumpah Tam,gw seneng banget disini,kayaknya hati gw berasa damai banget” ujarnya . Ia terlihat sangat senang sekali. Dia benghirup udara pagi yang sejuk. Senyumnya benar-benar murni dari hatinya. Sayang sekali aku tidak bisa mengetahui apa yang ada dipikirannya. “ Gimana Lyssa,nyamankah?” tanyaku seraya berdiri di sampingnya. “ Bagaikan di surga “,jawabnya. “Thanks ya udah ngajak aku ketempat ini. Indah banget” lanjutnya. “ Iya Lys,sama-sama…gw juga seneng bisa ngajak lu kesini. Kriiiing..bel pun berbunyi. “ Udah bunyi tuh belnya,masuk ke kelas yuk! “ ujarnya seraya kunarik tangannya. “sumpah… gw senang banget. Ini benar-benar diluar dugaanku,aku bisa sedekat ini dengan Alyssa. Pikirku sambil berjalan menuju kelas .

Keesokan harinya pas baru sampai ke sekolah,gua langsung diledekin sama sahabat-sahabat gw “ Cieee… ternyata Tama lagi ngedeketin anak pindahan gitu deh” kata teman-temanku. “ Ahh,bisa aja lu pada,gw cuma temenan biasa doang kok,gak lebih” Jawabku. “Ayolah Kawan,gak usah bohong gw tau kok,kalau lu kemaren pas Istirahat jalan berduaan sama dia kan” Jawab temanku. Kemudian si Alyssa lewat “Ehm-ehm siapa tuh yang lewat..”ujar temenku seraya meledek ku. Lalu wajah Alyssa memerah dan mempercepat jalannya menuju ke kelas. Saat jam istirahat,Aku ingin mengajak Alyssa lagi ke tempat kemaren  karena aku masih ingin berbincang-bincang lagi dengannya. Tetapi pada saat aku mau ngecek ke kelasnya,si Alyssa sudah gak ada “ Duh…coba tadi gw gak usah ke WC segala” pikirku karena sudah lelah mencari Alyssa . Aku pun menuju ketempat favoritku untuk bersantai sejenak,tanpa sengaja dari situ aku bisa melihat Alyssa  sedang berdua – duaan dengan Calvin seorang anak pemilik sekolah yang sangat sombong. Mereka berdua terlihat sangat akrab sekali. Gw  melihat mereka saling mendekatkan muka. “Astaga! Gw sangat terkejut sekali Kalau ternyata Alyssa bukanlah cewek baik-baik seperti yang kukira sebelumnya,jujur gw kecewa banget karena gw udah ketipu sama tampangnya yang polos” pikirku . Keesokan harinya,pas pagi hari ketemuan di Aula Alyssa menyapaku dengan senyum,tapi gw hanya diam saja karena jujur gw masih sangat kecewa dengannya . Pada saat bel istirahat berbunyi Alyssa berusaha mengajakku berbicara tetapi aku tidak mempedulikannya,aku terus memalingkan muka.Dia terus mencoba membujukku supaya aku mau bicara. Sampai pada akhirnya dia hanya cemberut dan keliatan sangat sedih. Dari situ aku bisa melihat Alyssa bingung seakan-akan tidak mengetahui penyebab apa yang terjadi sebenarnya. Aku hanya terdiam  agak sedih melihat Alyssa walaupun aku masih sangat kesal.  Disaat itu aku bingung sekali mengapa aku tidak bisa mengetahui apa yang sedang dipirkan Alyssa. Kenapa hanya dia? Aku pun menundukan kepalaku. Tiba – tiba “Tama…kenapa kamu menghindar dariku?” suara itu mengagetkanku. Aku hanya terdiam. Tiba – tiba tangannya mengangkat wajahku,dengan jelas aku bisa memandang wajahnya yang terlihat kebingungan,sedih,dan kawatir. “ Kenapa Tam,kamu kok selalu memalingkan wajahmu setiap aku negur dan ngajak kamu ngobrol,emangnya ada masalah apa? Atau aku ada salah apa?” tanyanya. Karena dia terus mendesak tanpa sadar aku mengucapkan “ Ngapain kemaren kamu berduaan dengan Calvin,sambil bermesra-mesraan terus kemudian kissing dengannya???” “Oooo.. aku bisa jelasin. Apa yang kamu liat itu tidak sama dengan apa yang kamu pikirkan. Biar aku jelasin,kemaren itu aku nggak sengaja bertemu Calvin,saat mata aku kesakitan sekali karena kelilipan trus dia samperin aku dan menbantu aku untuk meniupkan mataku .” Jelasnya. Aku merasa malu karena dugaanku salah. “ Maafin aku Lys,karena aku telah salah menilaimu.” Jawabku sambil terunduk. Aku mengajaknya untuk berdiri,sambil memegang tangannya. “ Lyssa,aku pangen cerita nih sama kamu. Sebenernya ini adalah rahasiaku yang tak pernah satu orang pun tau termasuk orang tuaku. Aku bingung nih,kenapa ya aku nggak bisa tau apa yang sedang kamu pikirkan. Sebenarnya aku memiliki kelebihan yaitu bisa mengetahui apa yang sedang dipirkan seseorang. Tetapi itu tidak berlaku sama kamu.” Kataku. Alyssa pun terkejut karena dia juga mengalami hal yang sama. “ Aku juga sama seperti kamu. Aku juga nggak bisa dengar apa yang sedang kamu pikirkan.” Jawabnya. “ Padahal aku ingin mengetahui apa yang ada didalam pikiranmu,apakah kamu menyukaiku. Karena jujur sejak pertama kali berkenalan aku langsung suka sama kamu. “ jawabnya jujur. “ Aku juga Lys,sebenernya aku juga pengen tau apa yang sedang kamu pikirkan”.Ujarku. “Tapi masih ada satuhal yang bikin aku bingung Tam,kenapa waktu itu kamu bilang hanya kamu doang yang mengetahui tempat indah di sekolah ini,padahal kan banyak banget murid-murid yang berada di sekolah ini,masa sih satupun gak ada yang tau???” Tanya Alyssa. “Jujur sebenarnya,,tempat itu gak ada di dunia nyata Lys,itu cuma salah satu kemampuan Indigo yang ku miliki,dimana disitu ruh kamu aku masukin ke alam bawah sadar. Jawabku. “ Dan kamu adalah orang pertama yang aku ajak kesitu,karena saat pertama kali aku bertemu kamu,disitu aku langsung ada perasaan suka sama kamu,makanya waktu aku melihat kamu dengan Calvin jujur aku cemburu”  . Lanjutku . Tiba – tiba Lyssa pun berkata dengan polos,“ walaupun kita nggak bisa membaca pikiran masing-masing,tapi aku percaya kalau itu pertanda bahwa kamu nggak akan pernah meninggalkan aku karena dari awal ketemu  kamu,aku sudah tau kalau kamu  mencintaiku” ujar Alyssa. “ Iya Lys…” dengan tatapan fokus kepadanya. 

Akhirnya satu bulan sejak kejadian itu,akupun jadian dengan Alyssa.. Angin sore berhembus membuat hasrat keinginanku ingin menyatakan cinta kepadanya di sebuah perbukitan yang terhampar luas rumput hijau . Karena disitu hanya ada aku berdua dengannya aku memberanikan diri untuk mengatakan itu. Dan akhirnya Alyssa menerima pernyataanku cintaku,walau sempat dia terdiam cukup lama dan seperti ingin membaca pikiranku . karena mungkin Alyssa tak bisa baca pikiranku akhirnya dia mengatakan “ Tam,kan kita barusan jadian nih,aku boleh nanya gak?? ” ujarnya . “Uhm..boleh,emangnya mau nanya apa Lys? ” jawabku . “Bolehkan aku tau,apa alasanmu mencintaiku?” sambil menatap mataku begitu tajam . “Aku cinta kamu,mungkin itu saja..atau kita memang ditakdirkan bersama” jawabku lembut .  “Maksud aku bukan jawaban yang seperti itu Tam,yang ku harapkan adalah seperti jawaban pacar-pacarnya Katie,Clara,dan Riana .. pasti kan yang namanya cinta itu ada alasannya..” Alyssa mulai cemberut karena semakin penasaran . “Ya,tapi aku juga masih bingung kenapa aku mencintaimu” jawabku seraya meyakinkannya . “oh ya sudahlah.” Jawab Alyssa dengan tampang agak kecewa. Lalu karena aku ingin membuat wajahnya kembali tersenyum,ku genggam kedua tangannya seraya ku berkata “Aku suka sama kamu karena kamu tuh cantik,pinter,baik,suaramu yang bagus dan sifatmu yang lucu” jawabku untuk membuatnya tersenyum . “Makasih ya Tam,tapi kok kenapa gak bilang dari awal aja?” sambil bertanya kemudian pipinya memerah. “Kan,aku mau buat kamu penasaran dulu” jawabku berbohong .. lalu Alyssa senyum-senyum sambil memandangku . Sore itu ku jalani dengan suka cita bersama Alyssa .  


3 tahun kemudian setelah tamat SMA,Alyssa menelepon ku dan mengatakan bahwa dia mendapatkan beasiswa kuliah di Amerika tepatnya di California Institute of Technology (Caltech) . Aku sebagai pacarnya sangat bangga sekali dan mendukung dia untuk kuliah disana tetapi entah mengapa kok ku mendengar suaranya di telpon di pikiranku terlintas bahwa akan terjadi sesuatu yang sangat buruk yang akan menimpa Alyssa di perjalanannya. Di telpon aku sempat terdiam sejenak dan berkata pada hati kecilku “Kenapa tumben,aku bisa membaca sesuatu yang akan terjadi dengannya padahal biasanya aku sangat sulit sekali untuk melakukannya?” pikirku. “halooo,waduh ini nih kebiasaan kamu dari sebelum kita jadian Tam..” bales Alyssa seraya meledekku . Saat aku mau mengatakan tentang sesuatu yang akan terjadi dengannya,tiba-tiba dia mematikan teleponnya dan sebelumnya mengatakan “Sorry banget ya Tam,mama aku nyuruh untuk sudah merapikan pakaianku” ujar si Alyssa . “eh..Lyss,sebentar aku mau…” Saat aku mengatakan telepon sudah keburu  ditutup. Ku coba telpon berkali-kali sama dia tetep tidak di angkat dan saat ku ke rumahnya kata pembantunya dia sudah pergi menuju bandara. 

2 Jam kemudian firasat buruk yang tadi aku rasakan benar-benar terjadi dan ternyata Alyssa kecelakaan . Tubuhnya terluka parah,hampir setiap lekuk tubuhnya mengucurkan darah,lehernya patah dan menyebabkan suaranya hilang mukanya pun banyak terdapat goresan-goresan akibat terseret aspal . 3 hari 3 malam ku menemani Alyssa terbaring sangat lemah dan tak berdaya. Dia pingsan cukup lama . Akhirnya pada malam itu Alyssa terbangun dan iya langsung menangis menahan rasa sakit yang di deritanya . Tak berhenti-henti aku menyemangatinya dan membuat dia tersenyum seperti biasanya . Esok paginya sebelum aku berangkat kuliah aku menyelipakan selembar kertas dan mengatakan kepada Alyssa “Alyssa sayang,setelah aku pergi kamu baca ini ya..” perlahan berbisik kepadanya . Setelah itu pun aku langsung pergi ke kampus . tak lama setelah itu Alyssa langsung membuka dan membaca isi dari kertas tersebut .

“Lyss,aku teringat mungkin dulu waktu hari pertama kita jadian kamu memaksaku untuk menjelaskan alasan aku mencintaimu,tetapi sebenarnya aku menjawab itu karena hanya ingin membuatmu senang dan tersenyum. … Aku cinta kamu karena kecantikanmu,,tapi apakah sekarang kamu merasa cantik?? … Aku cinta kamu karena kamu memiliki suara yang indah,,tapi apakah sekarang kamu bisa mengeluarkan sepatah kata pun … Aku cinta kamu karena kamu perhatian sama aku,,tapi sekarang kamu bahkan tidak bisa memperhatikan dirimu sendiri . Sekarang kamu kehilangan alasan mengapa  aku mencintamu .. Tetapi apakah aku butuh semua alasan itu? Aku tidak butuh semua alasan itu.. Dan karena itulah aku masih berada disini . Menemanimu,Menyemangatimu,dan Menunggumu … Karena aku tidak mempunyai alasan mengapa aku mencintaimu… itulah Lyss,alasan sebenarnya akmu mencintaimu! . Bagiku cinta bukanlah masalah kesempurnaan fisik,bagiku cinta adalah kecocokan hati . 

Tertanda Tama .


Sekitar jam tiga siang,aku kembali ke rumah sakit untuk menjenguk kembali Alyssa. Saat ku masuk ke kamarnya ku melihat Alyssa tampak tidur pulas sambil dipeluknya selembar kertas yang kuberikan tadi pagi . Kemudian ketika ku duduk di kursi sebelah tempat tidurnya  dia terbangun dan memelukku, lalu aku berbisik kepadanya “Lyss,Aku cinta kepadamu bukan karena kita sama-sama indigo atau apapun tetapi aku cinta kepadamu karena aku tidak mengerti apa alasan aku mencintaimu . 

Makasih yang udah membaca cerpen saya ini 


 Wassalamualaikum Wr.Wb
CEWEK BUGIL BARENG DI HOTEL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar